Mari Bergabung Dalam KOMSOS !!
Explore your unlimited talents in journalistic, multimedia and worship.

STOP PRESS !!

 

 

 


MENJADI PASTOR


DUDUK DI KANAN KIRINYA?

Bacaan Injil Mrk 10:35-45 mengungkapkan keinginan Yakobus dan Yohanes untuk memperoleh kedudukan di kanan dan kiri Yesus dalam kemuliaannya nanti, tetapi Yesus malah menanyai mereka, sanggupkah minum dari cawan yang diminumnya dan menerima baptisan yang diterimanya. Ditambahkan, ia tak dapat menjanjikan kedudukan itu karena hanya Allah sendirilah yang menentukan siapa yang pantas ke sana. Kemudian Yesus mengatakan, barangsiapa ingin jadi orang besar hendaknya menjadi orang yang melayani orang lain. Bagi Anak Manusia, melayani dan mengamalkan diri menjadi jalan penebusan bagi umat manusia.
Minggu ini juga dirayakan sebagai Minggu Pemberitaan Kabar Gembira. (Juga biasa disebut Minggu Evangelisasi.) Gereja menjalankannya dengan macam-macam bentuk, tapi intinya sama: mendekatkan dunia kepada warta Kristus sang penebus dunia. Injil hari ini mengajak siapa saja yang menerjuni karya misi untuk semakin menyadari bahwa yang diharapkan dari mereka ialah kesanggupan dibaptis dengan baptisan Yesus dan minum dari cawan yang diminumnya juga. Ini pahala terbesar yang bisa diharapkan. Bila begitu, tidak perlu kita merasa terbawa dorongan dan keinginan mendapat tempat sedekat-dekatnya dengan Yesus yang mulia nanti. Misi pengikut Kristus itu bukan program pemurtadan, melainkan ikhtiar untuk berbagi


SAKRAMEN EKARISTI [11]

REFLEKSI SISTEMATIS: TEOLOGI EKARISTI DALAM AJARAN KONSILI VATIKAN II (2)

 


Kunjungan PERDUKI


MENCARI JALAN !!

 

 


Paus Menenteng Kolonialisme Baru

-16 membuka pertemuan khusus (sinode) uskup-uskup Afrika di Vatikan, Roma, Minggu (4/10).
Dalam pidatonya Paus menentang apa yang disebut bentuk baru kolonialisme negara-negara Barat. Menurut Sri Paus, zaman kolonialisme politik memang telah berakhir, tapi saat ini warga Afrika menghadapi ancaman lain.
Menurut Paus negara-negara Barat mengekspor "limbah beracun" ke Afrika. Yang dimaksudnya adalah materialisme dan kurangnya nilai-nilai moral. Sri Paus memuji kekayaan budaya dan spiritual benua Afrika. Ia menyebut Afrika adalah "paru-paru spiritual" dunia.
Pertemuan sinode diikuti hampir 200 uskup dari 53 negara Afrika. Dalam tiga pekan mendatang mereka membahas peran Gereja Katolik Roma dalam perang melawan ketidakadilan sosial di Afrika.
Ini untuk kedua kali Roma menggelar sinode uskup Afrika. Pertama diselenggarakan 1994, semasa genosida Rwanda. Gereja Katolik berkembang lebih cepat di Afrika ketimbang di negara-negara lain di dunia. Tiga dasawarsa belakangan jumlah umat Katolik Roma di Afrika meningkat hampir tiga kali lipat.(kompas.com) 


BERPACARAN: BERAPA LAMA IDEALNYA?


TEROR

 

 

 


Syndicate content